Lompat ke konten

Pengaduan Ojol Kecanduan Judi Online, Polisi Diminta Turun Tangan


Hematologia – Gabungan Pengemudi Jack Online Aksi Roda Dua Indonesia (Garda) mengakui telah menerima banyak keluhan tentang maraknya promosi dan tawaran bermain game judi online.

Organisasi tersebut percaya bahwa undangan ini menciptakan godaan yang lebih besar bagi banyak pengemudi ojek untuk mendapatkan keuntungan dari memenangkan perjudian online daripada menarik pesanan.

Ketua Presidium Garda Indonesia, Igun Vikaxono, juga meminta polisi menindak tegas dan mengusut tuntas maraknya promosi judi online melalui berbagai platform.

“Garda meminta polisi mengusut tuntas unsur-unsur terkait legalisasi atau promosi perjudian online. Salah satunya adalah artis yang diduga melakukan promosi atau melegalkan perjudian online,” kata Igun dalam keterangan tertulis yang dirilis Jumat. 23/5).

Ia pun membeberkan salah satu inisial artis yang diduga mempromosikan judi online.

“Ada dugaan ada artis terkenal berinisial NM yang menjadi salah satu pendukung promosi judi online,” jelasnya.

Menurut Igun, permasalahan terkait perjudian online sangat mengkhawatirkan, sehingga perlu ada tindakan dari pihak kepolisian.

Menurutnya, dari berbagai laporan, sebagian dari mereka kehilangan penghasilan untuk keluarganya karena uang tersebut digunakan untuk berjudi di slot online.

Garda meminta polisi menindak pihak yang mempromosikan perjudian online. Menurutnya, hal ini penting dilakukan agar tidak ada lagi tokoh berpengaruh (influencer) di jejaring sosial yang secara langsung atau tidak langsung mempromosikan perjudian online.

“Iklan judi online secara besar-besaran menjadi perhatian masyarakat, begitu juga kami dari Ikatan Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia,” kata Igun.


https://elteuvot.org

Exit mobile version